Salah Satu Teknik Pernafasan

(copas)

Kalo pengen coba tolong hati-hati yah… (he3x), kalo salah tanggung sendiri…

Hampir kebanyakan orang yang belajar beladiri atau tenaga dalam ( oriental) berusaha untuk membuka 2 saluran utama di tubuh ( saluran depan dan saluran belakang ). Saluran hawa murni ini adalah 2 sungai besar yang mengairi 12 oragan tubuh hingga sampai ke permukaan kulit.
Sedikit teori untuk penjelasan ini. Saluran depan dan belakang itu ibarat selang yang saling berhubungan dan tempat pengisian air melalui titik di bawa pusar ( saya sebut tantien )
Kalau titik dibawa pusar kita isi hawa murni maka dia kan seperti air yang dipompa terus sehingga akan memenuhi sampai ubun2. Itulah teori sederhananya.

 

Mungkin alurnya begini : Dari Tantien –> selangkangan–> Tulang ekor–> MIngmen ( Titik ginjal)—>Tulang leher( ta chui)–> Bantalan giok ( dibawah tulang kepala )–> puncak kepala ( ba hui )
Memang ada yang cukup membingungkan kalau di China mulai dari tantien, tapi dari yoga selalu menitik beratkan di tulang ekor. Saya sampai sekarang masih mencari benang merah antara penjelasan yoga dan dari china.

Waktu kita kecil saluran belakang dan depan itu masih terbuka. Begitu kita mulai beranjak dewasa karena pengaruh makanan, emosi, dll maka saluran belakang menjadi tertutup ( pengertiannya itu dia menjadi tidak bersih banyak sumbatan2 dan ini mempengaruhi organ2 tubuh). Kalau saluran belakang tertutup maka energi ini hanya berputar di saluran depan tubuh

Untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan juga ujung2nya meningkatkan hawa murni maka banyak pesilat atau pebela diri mencoba membuka kembali saluran belakang ( alur mikrokosmik ).
Kadang membuka alur belakang walaupun dilakukan selama 10 tahun lamanya tidak ada hasilnya, hanya tembus sampai selangkangan.
Untuk bisa menembus jalur ini dengan meditasi setiap hari dengan rata-rata waktu hanya 30 menit, dibutuhkan waktu yang sangat lama.
Karena setiap hari kita beraktifitas apalagi kalau sudah berkeluarga itu pada saat berhubungan menguras hawa murni sehingga hawa murni yang sudah kita kumpulkan selalu tidak cukup untuk menembus saluran ini.

Ada cara radikal, selama latihan ditunda dulu hubungan suami istri dan meditasinya minimal 3 jam tapi bisa dilakukan awal setiap 1 jam istirahat 5 menit dan dilanjut lagi. Apabila lancar maka hanya dibutuhkan bisa 3 hari sudah tembus atau secara standard bisa sampai 14 hari.
Memang ada resiko kalau caranya salah maka akan menaikan tekanan darah, namun kalau betul tekanan darah tidak ada masalah.

 

Ok ya, ini metoda latihan chen chi Yun Xing untuk pembukaan merdian Ren Dan Tu.
Posisi meditasi adalah duduk di kursi dimana pantat menempel dan punggung tegak serta tidak sandaran.
Hal yang utama dalam latihan meditasi ini adalah pada saat menghembuskan napas.

1.  Konsentrasi rasa di daerah uluhati. Pada saat menghirup napas adalah biasa ketika menghembuskan napas seolah olah napas tersebut ke uluhati. Lakukan meditasi ini sampai uluhati terasa panas atau menggelitik. Untuk tahap awal dilakukan selama satu jam setelah itu tingkatkan sampai 3 jam.

2.  Apabila sudah bisa merasakan panas atau menggelitik maka selanjutnya chi yang sudah terkumpul di uluhati dibawa turun ke pusar. Caranya adalah waktu menghembuskan napas maka seolah olah ada energi turun dari hati ke pusar. Lakukan ini terus sampai pusar terasa panas atau menggelitik atau juga seperti kesetrum.

3.  Apa bila sudah terasa panas di pusar maka chi sudah sampai di pusar.
Untuk selanjutnya konsentrasi hanya dilakukan di pusar.

4. Apabila latihan meningkat maka selanjutnya akan terasa berdenyut di daerah selangkangan atau bisa juga terasa seperti menduduki bola.

5. Latihan tetap dilakukan dengan konsentrasi di darah pusar. Apabila chi sudah cukup kuat maka dia akan menembusi tulang ekor. Bagian ini adalah paling sulit.

6. Latihan terus dilakukan dengan konsentrasi di pusar dan chi akan naik keatas menembusi meng mien.

7. Kalau lancar maka chi akan menembusi belakang kepala ( bagian ini sulit juga karena disini adalah tempurung kepala). Apabila bisa menembusi ini maka dia kana terus menembusi puncak kepala atau pai hui.

Jadi ketika chi sudah sampai dipusar maka cukup konsentrasi di pusar, kerjanya seperti pompa. Kalau sudah penuh maka chi akan naik terus sampai puncak kepala.
Apabila dalam melakukan latihan terasa panas atau dingin itu merupakan hal yang biasa. Apabila terasa sakit maka kemungkinan daerah tersebut masih terblockir. Sakit akan hilang bila chi bisa menembusi blockir tersebut.
Dalam latihan disini tidak ada visualisasi. Jadi betul2 merasakan ketika chi menembusi darah tersebut.

Pada hari pertama latihan kita bisa merasakan hawa panas dan dingin yang bergantian mulai dari pusar turun sampai selangkangan, dan biasanya libidonya akan naik ( ini yang bikin pusing..ha..ha..). tapi harus tahan kalau mau berhasil.

Hari kedua hawa murni ini sudah sampai di tulang ekor dan kalau meditasinya duduk maka yang kita rasakan waktu itu seperti duduk diatas balon ( membal2). Sebab memang sulit untuk menembus titik di tulang ekor karena salurannya kecil. Malam setelah meditasi hampir 2 jam kita mulai merasakan dingin di ujung tulang ekor seperti direndam air es dan lama kelamaan rasa dingin itu mulai menyebar di tulang ekor dan berganti dengan panas dan lama kelamaan rasa itu mulai hilang, memang kalau energi sudah menembus tulang ekor rasanya biasanya sangat dingin.
Selain dingin rasa disekitar selangkangan dan tulang2 pinggul sangat ngilu sampai2 kita hampir nggak tahan. Ini terjadi kalau kita punya banyak masalah dengan pinggang.
Pada hari yang ketiga pada saat kita meditasi awalnya kita akan merasakan pegal2 dipundak tapi lama kelamaan hilang . Pada saat hampir 3 jam meditasi kita akan merasakan mulut seperti dipenuhi listrik dan pada saat itu kita akan merasakan kedamaian yang luar biasa dan bisa membuat kita tidak mau berhenti bermeditasi, rasa ini hanya bisa dirasakan sekali seumur hidup.

Perihal sekedarblog
Aku hanya aku adanya; Aku bukan yang nampak aku; Aku seperti silih bergantinya hitam putih; Artikupun samar kumengerti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: