Sebuah Essay tentang Kung Fu – 3

(Copas)

3. Chi dan dan-tien

Daftar berikutnya tentu saja chi dan dan-tien!

Mitosnya adalah dan-tien merupakan sumber tenaga ajaib yang disebut chi (tenaga dalam). Kita berlatih nafas untuk menyimpan chi kita ke dalam dan-tien sehingga bisa kita gunakan pada saat diperlukan. Jadi cukup dengan berlatih nafas menggunakan sebuah teknik rahasia, kita akan mempunyai tenaga setingkat Superman, Spiderman, dan Captain Marvel. Termasuk pukulan jarak jauh (as information : Superman dan Spiderman tidak bisa pukulan jarak jauh lho). Dan kalau kita memukul sebenarnya yang membuat lawan terpental adalah chi yang menyelubungi tangan kita (sehingga tangan kita tidak sakit). Inilah yang disebut Kung Fu / beladiri kategori “INTERNAL”– bukan Kung Fu tenaga kasar (yang hanya pantas dilatih oleh kerbau). WOW – indah sekali! Sayang semuanya itu omong kosong.

Tenang-tenang-tenang… dan-tien dan chi ada dan hasilnya nyata. Tetapi tentu bukan seperti omong kosong penjelasan di atas. Hanya karena tidak terlihat di gerakan-gerakan kita, tapi impactnya cukup luar biasa, timbullah mitos-mitos aneh seolah-olah dan-tien dan chi adalah sebuah fenomena alam yang belum bisa dijelaskan. Padahal logika sederhananya kalau dijelaskan saja tidak bisa, terus bagaimana bisa menemukannya, turun dari langit?? Pasti ada sesuatunya yang nyata!

So what’s really those dan-tien and chi??? Jawabannya adalah tidak jauh-jauh dari whole body movement dan movement continuity, dua ciri-khas paling unik dari Kung Fu. Plus sedikit penjelasan mengenai metabolisme tubuh.

Pertama kita bahas dan-tien. Ini berkaitan dengan pusat gaya berat tubuh. Masih ingat pelajaran pusat gaya berat di SMA? Kalau kita naik motor dan sepeda, pusat gaya berat kita berpindah ke depan, sehingga motor kita meluncur maju, bukan jatuh ke samping kiri atau kanan. Simplenya adalah badan kita / sebuah benda akan bergerak ke arah letak pusat berat badan kita / benda tersebut. Letak pusat berat benda akan berubah sesuai dengan gaya / dorongan yang mengenai benda tersebut. Ini pasti benar, karena kalau salah, motor tidak melaju ke depan dan pesawat terbang tidak bisa terbang.

Kalau kita diam, pusat berat badan kita kira berada di tengah badan kita, yaitu kira-kira terletak di lokasi yang popular disebut sebagai dan-tien! (Dan arahnya ke bawah.) Jika kaki kita mendorong ke depan, paduan gaya pusat berat badan kita, dan dorongan kaki kita, merubah letak pusat gaya berat badan menjadi ke depan. Sehingga hasil bersihnya adalah kita maju ke depan, dan seterusnya sampai dengan kita berhenti, pusat gaya berat kembali lagi di lokasi sekitar dan-tien (dan arahnya ke bawah).

Supaya pukulan kita berkekuatan maksimum, harus diusahakan arah dorongan kaki, pinggang, dan tangan mengubah letak pusat gaya berat badan sedemikian sehingga searah dengan arah pukulan. Sehingga semua berat badan sebanyak mungkin akan terfokus pada satu pukulan tersebut, supaya pukulan tersebut memberikan impact paling maksimum. Untuk inilah badan kita harus merasakan gaya dorongan ini, mulai dari kaki, putaran pinggang, tangan, dan seterusnya sehingga kita bisa menemukan kombinasi postur badan dan momen terbaik untuk mendapatkan pukulan ke arah tertentu dengan kekuatan dan speed paling maksimum. Gaya dorongan ini searah dengan perpindahan pusat berat badan kita ke arah pukulan, yang dimulai dari pusat berat badan dalam keaadaan diam, yaitu di lokasi dan-tien. Jadi gaya dorongan ini yang dimulai dari kaki, dilanjutkan dan ditambah oleh pinggang, dan seterusnya, yang seolah-olah seperti tenaga mengalir mulai dari dan-tien ke arah pukulan.

Dari sinilah timbul mitos chi (tenaga / energi yang mengalir). But you know better now tenaga apa yang sebenarnya mengalir (Yaitu gabungan tenaga kaki biasa plus tenaga pinggang dan seterusnya.) Ok lanjut.

Pusat gaya berat badan dalam keadaan diam, yang disebut dan-tien, juga dikenal di beladiri Jujitsu dengan nama STAHARA (daerah perut). STAHARA (pusat berat badan) ini yang kita pindahkan letaknya yaitu kita arahkan ke titik terlemah lawan seperti teknik untuk melepaskan diri dari cengkeraman ke pergelangan tangan depan. Di Jujitsu ada ungkapan “THE WEAKEST MAN’S STAHARA IS STRONGER THAN THE STRONGEST MAN’S ARM”. Kuncinya adalah sensitif terhadap pusat gaya berat badan kita, make sure itu selalu stabil, dan bergerak menekan ke titik terlemah lawan. Di Aikido juga sama, make sure pusat berat badan kita stabil, dan bergerak merusak pusat titik berat lawan sehingga lawan terjengkang. Ini menimbulkan mitos : menghancurkan dan-tien musuh sehingga tenaganya buyar.

Arti chi sendiri akhirnya diperluas… digunakan untuk menyebutkan semua aspek yang bisa memperkuat tenaga pukulan / tendangan. Chi yang kita bahas di atas masih masih membahas bagian luar dari badan. Gerakan kaki digabung putaran pinggang, otot perut, bahu, sampai pergelangan tangan dan seterusnya, masih terjadi di luar badan, walaupun memang tidak bisa terlihat jelas (oleh karena itu disebut sebagai chi).

Apa lagi aspek chi? Yaitu yang berkaitan dengan metabolisme tubuh sebagai berikut:

1. Whole body movement tidak berarti seluruh badan kita mengejang dan bergerak semua seperti orang gila. Semua otot yang bisa memperkuat daya pukul kita memang harus mengeras, akan tetapi otot yang tidak digunakan, haruslah relax. Untuk apa? Satu : supaya tidak malah menghambat gerak otot yang memang menambah daya pukul sehingga malah mengurangi daya pukul. Kedua : karena otot yang relax bisa lebih lancar mengalirkan darah segar, yang mengandung oksigen, dimana oksigen digunakan sebagai bahan untuk membentuk ATP (energi badan, silahkan googling untuk keterangan lebih lanjut) sebagai sumber energi bagi seluruh otot yang bisa menambah daya pukul. Semakin relax semakin baik mengalirkan darah segar. Tiga : supaya lebih hemat tenaga.

Fenomena otot yang relax inilah yang menimbulkan istilah : jalan darahnya sudah terbuka semua. Oleh karena itu para master (tulen) selalu menganjurkan : rilex – rilex – rilex. Dan ini BUKAN berarti membuka jalur ajaib untuk menghantarkan tenaga “dalam” nan “ajaib”.

2. Aspek berikutnya dari chi adalah mind = pikiran. Otak mengontrol kerja organ-organ internal badan bukan melalui otot seperti kalau kita menggerakkan tangan dan kaki. Melainkan melalui hormon. Misalnya seorang Ibu yang baru melahirkan bayi, secara otomatis otak akan melepas hormon tertentu yang memicu keluarnya air susu Ibu (yes ASI). Itulah kenapa kalau kita takut, badan kita menjadi lemas, kalau kita marah seluruh badan kita menjadi tegang dan cepat capai, kalau kita stress bisa impact ke penyakit maag. Kalau kita bersemangat dan berpikir positif, tenaga lebih kuat dan badan lebih tahan penyakit. Badan kita terpengaruh oleh hormon yang dilepas oleh otak (Ini ilmu kesehatan standar, silahkan cek ke dokter manapun.)

Jadi supaya pukulan kita maksimal, kita harus make sure pikiran kita tenang, berpikir positif, tidak takut, tidak stress, tidak panik, tidak marah / emosi. Untuk itu diperlukan latihan meditasi. (Silahkan baca teknik-teknik meditasi untuk penjelasan lebih lanjut.)

Kemudian kita semua tahu, pukulan kita akan semakin kuat kalau pikiran kita terfokus / berkonsentrasi pada gerakan pukulan kita. Semakin terfokus semakin kuat tenaga kita. Lihat bagaimana para atlit angkat berat berkonsentrasi untuk menghasilkan angkatan terbaik. Latihan mengfokuskan pikiran ini bisa kita lakukan tanpa benar-benar menggerakkan tangan kita. Tapi cukup dengan membayangkan seolah-olah kita memerintahkan tangan kita bergerak, TETAPI HANYA SEBATAS PERINTAH SAJA – hanya “menyapa” otot-otot yang menggerakkan tangan kita tersebut. Ini akan meningkatkan kecepatan otak mengfokuskan pikiran ke otot-otot tersebut dan meningkatkan sensitifitas otot-otot tersebut dalam merespon perintah dari otak. Hasilnya adalah kemampuan reflek / reaksi dan speed yang pukulan / tendangan yang lebih cepat.

Salah satu teknik yang digunakan adalah dengan membayangkan ada aliran air / tenaga, arus listrik, whatever, tidak masalah, KARENA INI HANYA IMAJINASI untuk membantu meningkatkan kemampuan fokus otak dan sensitifitas otot-otot dalam merespon perintah dari otak.

Oleh orang-orang yang tidak mengerti, imajinasi ini disempurnakan seolah-olah menjadi ada tenaga “ajaib” nyata yang bisa diperintah-perintah oleh otak. Wahasil sebuah teknik berlatih yang sangat baik berubah menjadi mitos yang mengaburkan tujuan utamanya. Akhirnya banyak guru-guru dan murid-murid korbannya yang mengejar fantasi bisa mempunyai tenaga ajaib sekuat Superman cukup dengan berlatih meditasi. Setiap latihan berfantasi kerja keras dan keringat bisa diganti dengan pekerjaan melamun dengan melongo sepanjang hari.

Kombinasi semua inilah:

1. Koordinasi gerakan mulai dari kaki sampai dengan tangan
2. Otot yang relax untuk mengalirkan darah segar bagi semua otot-otot yang diperlukan untuk melancarkan pukulan
3. Meditasi untuk menenangkan pikiran
4. Meningkatkan kemampuan fokus otak
5. Meningkatkan sensitifitas otot menerima perintah dari otak

Yang kalau semuanya bisa dilakukan dengan baik, akan dicapai sebuah pukulan dan tendangan yang maksimum. Dikatakan terjadi harmoni. Dikatakan chi-nya harmonis. Semoga cukup jelas apa itu maksudnya chi, apa itu maksudnya chi yang harmonis.

Perihal sekedarblog
Aku hanya aku adanya; Aku bukan yang nampak aku; Aku seperti silih bergantinya hitam putih; Artikupun samar kumengerti

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: